Legacy...Hymns & Faith
Amy Grant
Language : English
Product Dimensions: 14.2 x 12.4 x 0.9 cm
Total Tracks : 14 Tracks
Shipping Weight: 100 Grams
| Digital Product | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| MP3 | This Is My Father's World | |||||
| MP3 | My Jesus, I Love Thee | |||||
| MP3 | Softly And Tenderly | |||||
| MP3 | I Need Thee Every Hour / Nothing But The Blood | |||||
| MP3 | What You Already Own | |||||
| MP3 | It Is Well With My Soul / The River's Gonna Keep On Rolling | |||||
| MP3 | Do You Remember The Time | |||||
| MP3 | Fields Of Plenty / Be Still My Soul | |||||
| MP3 | Imagine / Sing The Wondrous Love Of Jesus | |||||
| MP3 | Come, Thou Fount Of Every Blessing | |||||
| MP3 | Fairest Lord Jesus | |||||
| MP3 | Holy, Holy, Holy | |||||
| MP3 | What A Friend We Have In Jesus / Old Rugged Cross / How Great Thou Art | |||||
| MP3 | Marching To Zion | |||||
More About This Product
Editorial Review
Hot Reviews (1)
Secara keseluruhan album Legacy ini didominasi dengan permainan string (gitar) yang dinamis di setiap track-nya dan sebagian besar lagunya beraliran country ataupun ballad. Setiap petikan gitar yang mengalun membawa kita menyembah Tuhan seakan-akan di suatu ladang peternakan yang "damai".
Saya secara pribadi terkesan dengan track no. 4 "I Need The Every Hour". Siapa yang tak kenal lagu himne yang satu ini? Seperti yang kita tahu, lirik di dalam lagu ini merupakan suatu penyerahan hidup yang total kepada Tuhan, dimana tidak ada satu detikpun kehidupan kita yang terlewati tanpa pertolongan dan penyertaan Tuhan. Dalam track ini, Amy Grant mulai bernyanyi diiringi petikan gitar yang "minimalis" dan membawa suasana penyembahan yang syahdu. Namun suasana ini segera berganti dengan musik country yang menggabungkan lagu ini dengan lagu "Nothing But The Blood". Sdr/i berpikir kalau kedua lagu ini di-medley-kan? Anda tepat! Setelah mengungkapkan penyerahan diri kita, Amy Grant ingin mengajak kita merenungkan kembali karya pengorbanan Tuhan dengan penuh rasa syukur dan irama yang "riang".
Satu track lagi yang berkesan bagi saya adalah track no. 14 "Marching To Zion". Di gereja tempat saya beribadah, lagu ini juga terkadang 'suka' dinyanyikan walaupun tidak setiap minggu, jadi bagi saya lagu ini sudah familiar. Namun ketika mendengar lagu ini versi Amy Grant, betapa terkejutnya saya karena lagu ini dapat dikemas dengan unik. Di awal track, kita akan dibuat sedikit menunggu dengan suasana "diam" yang cukup panjang. Kemudian kita akan mendengarkan suara alat musik tiup khas (mungkin dari Skotlandia), membuat kita seakan-akan sedang berada di barisan tentara Skotlandia sedang berjalan bersama-sama Amy Grant dan kelompok paduan Suara menuju ke Sion "Kota Allah".
Walaupun setiap track di dalam album ini tidak terlalu panjang (tidak terlalu lama), namun saya rasa album ini pantas untuk dimiliki setiap pecinta musik himne ataupun sdr/i yang ingin merasakan sensasi musik himne yang berbeda dari yang selama ini kita dengar atau anggap. Jangan mengesampingkan musik-musik himne, karena justru di kala kita jenuh dengan musik rohani kontemporer, kita dapat diberkati melalui kesederhanaan,keaslian, dan lirik-lirik musik-musik himne yang begitu "dalam" maknanya.
Terima kasih dan Tuhan memberkati!
at 2010-01-25 12:43:58.401559
Secara keseluruhan album Legacy ini didominasi dengan permainan string (gitar) yang dinamis di setiap track-nya dan sebagian besar lagunya beraliran country ataupun ballad. Setiap petikan gitar yang mengalun membawa kita menyembah Tuhan seakan-akan di suatu ladang peternakan yang "damai".
Saya secara pribadi terkesan dengan track no. 4 "I Need The Every Hour". Siapa yang tak kenal lagu himne yang satu ini? Seperti yang kita tahu, lirik di dalam lagu ini merupakan suatu penyerahan hidup yang total kepada Tuhan, dimana tidak ada satu detikpun kehidupan kita yang terlewati tanpa pertolongan dan penyertaan Tuhan. Dalam track ini, Amy Grant mulai bernyanyi diiringi petikan gitar yang "minimalis" dan membawa suasana penyembahan yang syahdu. Namun suasana ini segera berganti dengan musik country yang menggabungkan lagu ini dengan lagu "Nothing But The Blood". Sdr/i berpikir kalau kedua lagu ini di-medley-kan? Anda tepat! Setelah mengungkapkan penyerahan diri kita, Amy Grant ingin mengajak kita merenungkan kembali karya pengorbanan Tuhan dengan penuh rasa syukur dan irama yang "riang".
Satu track lagi yang berkesan bagi saya adalah track no. 14 "Marching To Zion". Di gereja tempat saya beribadah, lagu ini juga terkadang 'suka' dinyanyikan walaupun tidak setiap minggu, jadi bagi saya lagu ini sudah familiar. Namun ketika mendengar lagu ini versi Amy Grant, betapa terkejutnya saya karena lagu ini dapat dikemas dengan unik. Di awal track, kita akan dibuat sedikit menunggu dengan suasana "diam" yang cukup panjang. Kemudian kita akan mendengarkan suara alat musik tiup khas (mungkin dari Skotlandia), membuat kita seakan-akan sedang berada di barisan tentara Skotlandia sedang berjalan bersama-sama Amy Grant dan kelompok paduan Suara menuju ke Sion "Kota Allah".
Walaupun setiap track di dalam album ini tidak terlalu panjang (tidak terlalu lama), namun saya rasa album ini pantas untuk dimiliki setiap pecinta musik himne ataupun sdr/i yang ingin merasakan sensasi musik himne yang berbeda dari yang selama ini kita dengar atau anggap. Jangan mengesampingkan musik-musik himne, karena justru di kala kita jenuh dengan musik rohani kontemporer, kita dapat diberkati melalui kesederhanaan,keaslian, dan lirik-lirik musik-musik himne yang begitu "dalam" maknanya.
Terima kasih dan Tuhan memberkati!
at 12.43 January 25, 2010






